Seputar Anime #2 : Tate no Yuusha no Nariagari Episode 3, 4, dan 5. [Recommend], [Anime], [2019], [Double].

  Assalamualaikum w.b. Hai, bertemu dengan saya Latif di Blog sederhana saya ini yang akan membahas tentang game, anime atau seputar info tentang keduanya.

Peringatan!

  Sebelum membaca, sebaiknya teman-teman sudah menonton animenya atau membaca manga/novel ringannya. Karena bisa saja info ini mengandung spoiler.


  Kali ini, saya akan membahas tentang anime Tate No Yuusha lagi dan semoga teman-teman tidak bosan ya :). Dan mengapa saya langsung membahas 3 episode sekaligus, supaya tidak ketinggalan update lagi. Saya juga saat menulis postingan ini juga bahan dan alatnya juga tidak terlalu mendukung dan banyak kendala nya (mohon maaf).


  Jadi, langsung saja kita ke poin penting dari ketiga episode anime Tate no Yuusha no Nariagari.


  Sekarang Raphtalia sudah terbiasa bertarung dan mulai berkembang setiap naik level bersama Naofumi. Disamping itu mereka harus bersiap untuk menghadapi gelombang yang akan terjadi. Untuk lebih tahu, Naofumi dan Raphtalia pergi ke kerajaan yang membuat Naofumi tidak betah berlama-lama. Tujuannya agar Naofumi tahu tentang jam pasir naga di kerajaan Melromarc yang menunjukkan Berapa waktu yang tersisa untuk menghadapi gelombang tersebut.

  Dan Baru saja sampai di sana, Naofumi sudah bertemu dengan ketiga pahlawan dan Putri Malty Melromarc. Motoyasu, pahlawan tombak, menganggap Naofumi bukankah seorang pahlawan karena dia membeli seorang budak (kalau tidak salah). Dan malahan, Motoyasu menggoda Raphtalia yang dikiranya Raphtalia adalah korban dari kejahatan Naofumi.

  Saat gelombang tiba, ketiga pahlawan dan para pasukan Putri Malty pergi menghabisi monster yang muncul di hutan. Namun Naofumi baru sadar bahwa para monster banyak muncul di desa Lute yang membuat Naofumi dan Raphtalia harus bertarung melindungi desa tersebut.


  Jamuan pesta di kerajaan melromarc semua orang diundang pahlawan bangsawan hingga pahlawan perisai sendiri dia merasa muak berada di tempat dan orang-orang yang dia benci. Ketika Raphthalia menawarkan makanan kepada Naofumi, tiba-tiba Motoyasu mengajak duel Naofumi dengan tujuan Motoyasu membebaskan Raphtalia dari Naofumi. Awalnya Naofumi menolak, namun sang raja seperti memaksa Naofumi untuk menerima jual tersebut. Jadi, dengan terpaksa Naofumi menerima duel Motoyasu dan hadiah taruhan dari duelnya adalah Raphtalia sendiri.

  Dan pada saat terakhir Motoyasu hampir kalah dan Naofumi melakukan serangan akhir, Malty berbuat curang dengan menyerang Naofumi menggunakan sihir yang susah dilihat orang biasa. Karena hal tersebut, Naofumi kehilangan konsentrasi saat bertahan hingga Motoyasu mengeluarkan jurus andalannya yang membuat Naofumi kalah.

  Percuma juga kalo Naofumi mengatakan kalau dari pihak Motoyasu melakukan kecurangan karena saat ini tidak ada yang percaya pada Naofumi. Dan segel budak yang ada pada Raphtalia dihilangkan. Bukannya berterima kasih, Raphtalia justru menampar Motoyasu sambil berkata, "kau seharusnya tidak perlu menyelamatkanku. Apa aku pernah bilang padamu kalau aku minta diselamatkan?". Raphtalia pergi menghampiri Naofumi yang seperti orang yang putus harapan awalnya Naofumi mengira bahwa Raphtalia akan menghianatinya tapi malah sebaliknya, Raphtalia memeluk Naofumi dan akan tetap mempercayai Naofumi kapanpun.


  Setelah dari kerajaan, Naofumi dan Raphtalia datang lagi ke penjual budak untuk menempatkan segel budak lagi pada Raphtalia. Naofumi melihat ada beberapa telur yang ternyata seperti undian berhadiah. Kalau beruntung, Naofumi akan mendapat peliharaan naga (mirip Gacha ya) dan Naofumi membeli satu dari salah satu telur tersebut.
,
  Keesokan harinya, telur itu menetas dan ternyata makhluk Filolia yang Naofumi dapat. Selama dua hari Filolia itu diasuh oleh Naofumi, sudah banyak pertumbuhan yang terjadi pada Filolia yang diberi nama Naofumi, "Filo". Tidak lama kemudian, datang Motoyasu dan putri Malty beserta prajuritnya di tengah Desa Lute. Malty ingin Motoyasu menjadi penguasa di Desa Lute. Namun, para penduduk Desa Lute tidak setuju karena kebijakan yang dibentuk Malty dengan Motoyasu benar-benar menyusahkan penduduk di desa tersebut, begitu pula Naofumi. Dan akhirnya diadakan balapan Dragon Race yang diadakan di Desa Lute. Pemenang akan dinyatakan jika mampu mengelilingi Desa Lute tiga kali putaran.

   Motoyasu sudah bersiap dengan Dragon miliknya, Naofumi bersiap dengan Filo dan balapan Dragon race dimulai. Beberapa lama berselang balapan tersebut, dari pihak Motoyasu selalu melakukan kecurangan tapi pada akhirnya Naofumi yang menang.


  Yap, segini dulu pembahasan seputar anime Tate no Yuusha no Nariagari episode 3, 4, dan 5. Terima kasih sudah berkunjung dan sampai jumpa di pembahasan seputar anime berikutnya. See Yaa dan Wassalam.

Komentar